Beranda / Sektor / Energi
Sektor · Energi

Energi Terbarukan

Panas bumi, PLTS terapung, tenaga air, dan bioetanol

Mengapa energi di Lampung

Lampung memiliki wilayah kerja panas bumi aktif (Ulubelu sudah membangkitkan 260 MW), bendungan yang cocok untuk PLTS terapung, pesisir kaya angin, serta singkong, jagung, dan tetes tebu melimpah untuk bioetanol. Provinsi ini menargetkan diri menjadi pusat inovasi teknologi hidrogen hijau pertama di Indonesia.

  • Potensi PLTS terapung lebih dari 1,1 GW dari dua bendungan, investasi hingga Rp5,9 T
  • Panas bumi: Ulubelu 260 MW beroperasi, Rajabasa 283 MW, Ranau hingga 40 MW
  • Bahan baku bioetanol: singkong #1, tetes tebu #2, jagung #3 nasional
  • Lokasi pengolahan sampah menjadi energi di Kotabaru, Lampung Selatan

Komoditas utama

KomoditasProduksiLuas (Ha)Nilai ekonomiPeringkat nasional
Singkong Cassava7.523.296 ton223.221Rp10,16 T#1
Jagung Corn1.703.725 ton194.488Rp10,25 T#5
Tetes Tebu Molasses659.450 ton145.570Rp5,2 T#2

Sumber: FOILA 2026 hal. 10 (potensi pertanian), hal. 18 (udang), hal. 26 (bahan baku bioetanol, 2024)

Sentra produksi

Kabupaten penghasil terbesar (ton). Sumber: Disperindag 2026 via FOILA 2026 hal. 11–18.

Singkong

Jagung

Singkong: peluang investasi

  • Industri pengolahan singkong (hilirisasi)
  • Industri tapioka dan turunannya
  • Pengembangan energi baru terbarukan: bioetanol
  • Industri pakan ternak
  • Pengembangan varietas dan peningkatan produktivitas
  • Produksi skala besar untuk bahan baku agroindustri

Jagung: peluang investasi

  • Industri pangan berbasis jagung (hilir)
  • Bahan baku industri berbasis jagung
  • Industri pakan ternak
  • Industri distilasi & fermentasi
  • Teknologi budidaya jagung
  • Pengembangan budidaya jagung
1.500 MW
Kapasitas PLN
beban puncak 1.300 MW · Sumber hal. 25
1,1 GW+
PLTS terapung, dua bendungan
Sumber hal. 25
Rp5,9 T
Skala investasi PLTS terapung
Sumber hal. 25
110 rb kl
Kapasitas bioetanol / tahun
Sumber hal. 25
LokasiJenisKabupatenKapasitas (MW)Status
Way Rataipanas bumiPesawaran—dalam pengembangan (PLTP)
Way Panaspanas bumiTanggamus—potensi
Gunung Rajabasapanas bumiLampung Selatan283MoU ditandatangani 2026 (Supreme Energy)
Sekincaupanas bumiLampung Barat—potensi
Ranau (Danau Ranau)panas bumiLampung Barat40WKP aktif
Ulubelupanas bumiTanggamusEstimasi260beroperasi
TeginenengbioetanolPesawaran—potensi
Marga Tigatenaga suryaLampung Timur—potensi (PLTS terapung di bendungan)
Way Jeparatenaga suryaLampung Timur25potensi
Batutegitenaga suryaTanggamus100potensi
Way Sekampungtenaga suryaPringsewu—potensi (PLTS terapung di bendungan)
Way Raremtenaga suryaLampung Utara—potensi (PLTS terapung di bendungan)
Kotabarusampah menjadi energiLampung Selatan—potensi / success story (PSEL)
Mikrohidro Bendungan Way Sekampungtenaga airPringsewu33,4eksisting
Mikrohidro Bendungan Margatigatenaga airLampung Timur—direncanakan
Wilayah kaya angin: Pesisir Barat, Tanggamus, Pesawaran, Lampung Selatanangin——potensi

Sumber: FOILA 2026 hal. 24, 25, 41

Dengan potensi besar di bidang energi surya, angin, dan air, Lampung membuka jalan bagi pembangunan berkelanjutan. Didukung infrastruktur cerdas seperti pencitraan jarak jauh dan bendungan ramah lingkungan, Lampung mengubah sumber daya alam menjadi energi bersih yang layak diinvestasikan.

Dashboard energi →

Perusahaan yang sudah beroperasi

PT Mentari Prima JayaabadiIndonesiaPT Sinar Pematang MuliaIndonesiaPT Hamparan Bumi Mas AbadiIndonesiaSSAPT Umas Jaya AgrotamaIndonesiaPT Charoen Pokphand IndonesiaThailandPT Agro Utama IndonesiaIndonesiaSyngentaCV Kusuma AndalasIndonesiaPT Mahkota Anugrah SatriaIndonesiaLouis Dreyfus Company (LDC)Indomina Langgeng SejahteraIndonesiaJapfa (PT Japfa Comfeed Indonesia)Indonesia

Sumber: logo perusahaan di FOILA 2026 hal. 11–18 (Disperindag 2026)